Penyebab Stroke, Penyebab Penyakit Stroke, Penyebab Stroke Ringan, Penyebab Stroke Berat, Penyebab Stroke Sebelah Kiri, Penyebab Stroke Sebelah Kanan, Penyebab Stroke Iskemik, Penyebab Stroke Hemoragik, Penyebab dan Jenis Penyakit Stroke, Daftar Penyebab Stroke dan Jenis Penyakit Stroke

Penyebab Stroke

Share
Pengertian Penyebab
Gejala Komplikasi
Pengobatan Pemakaian

Setelah kita mengetahui sekilas tentang penyakit stroke, selanjutnya kita akan membahas daftar penyebab stroke dan jenis penyakit stroke yang harus diwaspadai.

Ketika berbicara tentang akibat, tentunya ada sebabnya. Begitu juga dengan penyakit stroke ini adalah akibat penyumbatan pembuluh darah dan rusaknya sistem syaraf tentu ada penyebabnya. Nah, bagi yang ingin melakukan langkah pencegahan tentunya kita harus mengetahui apa saja penyebab penyakit stroke dan berupaya untuk menjauhi sedini mungkin supaya penyakit stroke bisa diatasi secara cepat. Berikut beberapa penyebab penyakit stroke yang wajib diwaspadai:

Penyebab Stroke

  • Kolesterol tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah, sehingga terjadilah penyumbatan oleh pihak kolesterol (aterosklerosis).
  • Hipertensi (tekanan darah tinggi) yang diabaikan terlalu lama dapat merusak pembuluh darah.
  • Suplai darah dan oksigen ke otak menurun, karena adanya penyumbatan pembuluh darah sehingga dapat memicu terjadinya kerusakan syaraf-syaraf pada otak dan sel sel otak menjadi mati.
  • Diabetes (gula darah tinggi) dapat memperlambat proses pemulihan luka pada dinding
    pembuluh darah.

Faktor Resiko Seseorang Terkena Penyakit Stroke

Faktor resiko pertama berasal dari gaya hidup yang kurang dijaga yang seringkali tidak kita sadari dan ini dilakukan setiap hari yang bisa memicu diri kita menjadi rentan terserang stroke, antara lain:

  • Menghirup asap rokok, baik itu perokok aktif maupun pasif bisa menjadi resiko mengembangkan penyakit stroke karena dalam asap rikik mengandung karsinogen yang dapat merusak pembuluh darah.
  • Obesitas atau Memiliki berat badan yang tidak ideal / kelebihan berat badan akan memicu penyempitan pembuluh darah oleh timbunan lemak di dalam tubuh dan menurunnya fungsi pompa organ jantung.
  • Pola hidup yang terlalu banyak diam sedikit bergerak (sedentary lifestyle. Duduk terlalu banyak juga bisa berdampak buruk terhadap kesehatan jantung dan pembuluh darah, karena energi tidak dikeluarkan sehingga terjadi penumpukan dalam tubuh.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan akan meningkatkan kadar CO2 dalam tubuh . Tentunya ini akan menyebabkan suplai oksigen ke otak dan syaraf menurun sehingga akan terjadi kerusakan secara bertahap.

Faktor kedua resiko seseorang terserang penyakit stroke adalah adanya riwayat penyakit lain yang dialami dan tentunya ini harus segera dilakukan tindakan pengobatan agar ancaman penyakit stroke tidak semakin tinggi.

  • Diabetes atau kencing manis merupakan salah satu penakit yang berkaitan dengan pemulihan luka, dinding pembuluh darah yang terlukan akan sulit mengering dan semakin tipis akibat lambatnya pemulihan dinding pembuluh darah.
  • Hipertensi atau tekanan darah tinggi juga penyakit yang paling berpengaruh terhadap penyakit stroke yang terjadi dan hampur ditemukan dalam semua kasus stroke.
  • Penyakit jantung seperti jantung bengkak (kardiomegali) atau jantung koroner juga berperan terhadap kondisi stroke, karena rawan memicu terjadinya pembekuan darah dan pembentukan gumpalan darah di dalam arteri jantung yang menyumbat pembuluh darah yang mengarah ke otak.
  • Kolesterol tinggi atau hoperkolesterolemia bisa memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah oleh plak kolesterol (aterosklerosis) yang dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
  • Sleep apnea (gangguan tidur pada malam hari) juga dapat memicu turunnya tingkat penyerapan oksigen dalam tubuh dan memicu terjadinya kerusakan sel dan syaraf pada otak.

Dan faktor terakhir adalah faktor bawaan atau bersifat generika yang umumnya tidak bisa dicegah atau dihindari sehingga kita perlu waspada jika memiliki faktor resiko yang akan dijelaskan dibawah ini:

  • Seseorang yang berusia diatas 50 tahun akan lebih beresiko tinggi untuk terkena serangan stroke, karena kemampuan regenerasi selnya sudah semakin lambat seiring bertambahnya usia.
  • Memiliki keluarga dengan garis keturunan yang pernah mengalami penyakit kardiovaskular seperti hipertensi (tekanan darag tinggi), serangan jantung maupun stroke.
  • Laki laki berdasarkan data statistik dari kasus penyakit stroke yang terjadi di seluruh dunia ternyata memiliki resiko lebih tinggi dibanding kaum perempuan. Karena kaum laki laki banyak yang menjadi perokok aktif dibanding perempuan.

Jenis Penyakit Stroke Yang Harus Diwaspadai

Bagi orang awam mungkin menganggap penyakit stroke ini hanyalah satu jenis penyakit. Namun, berdasarkan ilmu kedokteran yang sudah melakukan penelitian terhadap kondisi kerusakan pembuluh darah yang mengalami masalah, maka jenis kondisi Stroke yang terjadi dibedakan menjadi dua jenis karena cara penanganan dan pengobatannya berbeda, mari kita simak dua jenis stroke ini sehingga kita bisa membedakan sekaligus menentukan langkah pertolongan pertama yang tepat:

  1. Stroke iskemik (penyumbatan pembuluh darah arteri) hampir 90% ditemukan pada kasus penyakit stroke. Pada kondisi stroke iskemik biasanya terjadi penyumbatan karena adanya bentukan gumpalan darah atau darah beku pada salah satu arteri dari jantung yang menuju ke otak dan pada akhirnya menyumbat penuh pembuluh darah yang ada timbunan lemak / plak kolesterol. Pada jenis stroke ini kondisi penderita akan semakin memburuk dan tidak menutup kemungkinan pembuluh darah juga dapat pecah dan menyebabkan kondisi yang lebih buruk lagi.
  2. Stroke hemoragik (pecahnya pembuluh darah arteri) berperan sekitar 15% dari kasus stroke akan menyebabkan pendarahan pada area pembuluh darah arteri pada otak yang bisa membahayakan jika penderitanya. Pada umumnya, stroke hemoragik disebabkan oleh:
    Tekanan darah tinggi / hipertensi yang tidak terkendali akan menyebabkan dinding pembuluh darah menipis dan rawan pecah. Pembuluh darah terdapat titik lemah pada bagian dinding juga dapat memicu pecahnya pembuluh darah atau aneurisma.

Itulah beberapa faktor utama penyebab stroke dan jenis penyakit stroke yang perlu diketahui, guna kita bisa melakukan pencegahan penyakit stroke, karena seperti pepatah bilang “sedia payung, sebelum hujan” yang maknanya lebih baik mencegah dari pada mengobati.

Disarankan dalam mengatasi atau mengobati stroke dengan obat herbal alami, sehingga tidak menimbulkan komplikasi dari penyakit stroke ini. Anda bisa simak ulasannya pada halaman : Obat Herbal Stroke Ringan dan Berat Yang Paling Ampuh

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *