Penyakit Stroke Hemoragik

Penyakit Stroke Hemoragik, Penyebab, Gejala dan Cara Pengobatannya

Penyakit Stroke Hemoragik adalah penyakit stroke yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah di dalam otak yang menyebabkan pendarahan di dalam jaringan otak atau di sekitar otak tersebut. Sehingga pada akhirnya bagian otak yang terkena tidak dapat berfungsi dengan baik.

Penyakit Stroke Hemoragik

Penyakit stroke hemoragik terbagi dalam dua tipe, yakni:

  • Pendarahan Subraknoid (PSA)
    Pendarahan subraknoid terjadi di jaringan yang menutupi otak. Pendarahan subraknoid ini terjadi pada sekitar 5 persen dari seluruh serangan stroke. Ini bisa terjadi karena adanya ruptur atau robekan dari arteri yang melebar (aneurisma) akibat dinding arteri menipis.
  • Pendarahan Intraserebral (PIS)
    Pendarahan Intraserebral adalah pendarahan yang terjadi di dalam otak. Sekitar 10 persen dari seluruh serang stroke disebabkan oleh pendarahan intraserebral. Pendarahan ini terjadi karena dinding arteri otak rapuh dan menipis.

Gejala Penyakit Stroke Hemoragik

Tanda dan gejala penyakit stroke hemoragik biasanya akan mengalami :

  • Sakit kepala parah
  • Mual dan muntah
  • Daya penglihatan menurun
  • Sulit bicara
  • Lengan dan kaki terasa lemas
  • Kehilangan keseimbangan tubuh
  • Pingsan
  • Kejang
  • Gerakan tubuh yang tidak terkontrol atau tidak terkendali (tremor)

Jangka waktu dan berkembangnya gejala penyakit stroke bagi tiap penderita berbeda-beda tergantung tingkat keparahan dan lokasi pendarahan yang dialami, serta jumlah jaringan otak yang terkena dampaknya.
Pendarahan di dalam otak sangat berisiko tinggi utnuk matinya sel-sel otak akibat tekanan tumpukan darah secara terus menerus pada jaringan otak terdekat.

Penyebab Penyakit Stroke Hemoragik

Pecahnya pembuluh darah di dalam otak adalah penyebab penyakit stroke hemoragik. Beberapa faktor yang dapat menjadi pemicu, diantaranya:

  • Tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Terjadinya cedera parah atau trauma pada kepala.
  • Menderita penyakit aneurisma.
  • Menderita penyakit diabetes.
  • Menderita penyakit katup jantung.
  • Aritmia (ketidakteraturan detak jantung).
  • Menderita tumor otak.
  • Menderita penyakit hati.
  • Menderita penyakit Anemia sel sabit.
  • Menderita penyakit hemofilia.
  • Ketidaknormalan pembuluh darah di dalam otak sejak lahir (cacat bawaan).
  • Sebelumnya pernah mengalami stroke ringan.
  • Penggunaan obat antikoagulan pencegah pembekuan darah.

Diagnosis Penyakit Stroke Hemoragik

Diagnosis penyakit stroke hemoragik, untuk memastikannya melalui prosedur pemindaian (CT scan atau MRI) Dengan metode ini, kondisi otak bisa diketahui khususnya apabila terjadi pendarahan dan penumpukan darah. Selain itu, untuk mengevaluasi adanya kelainan pada darah juga dilakukan tes darah.

Pengobatan Penyakit Stroke Hemoragik

Tahap awal dalam pengobatan penyakit stroke hemoragik dimulai dari merubah gaya hidup seperti:

  • Mengkonsumsi makanan sehat
  • Rutin berolahraga
  • Berhenti Merokok
  • Hindari narkoba

Adapun untuk tahap selanjutnya dalam pengobatan penyakit stroke hemoragik tergantung dari penyebab pendarahan dan tingkat keparahannya, serta lokasi dimana pendarahan tersebut terjadi. Terkadang, pada kondisi ini tindakan operasi dibutuhkan. Jenis pembedahan yang biasanya diterapkan pada kasus stroke hemoragik adalah kraniotomi. Prosedur ini bertujuan untuk memperbaiki pembuluh darah yang pecah dan membersihkan darah di otak agar tidak merusak sel-sel organ tersebut.

Namun, tentunya Anda tidak mau untuk mengambil tindakan operasi. Karena selain tingkat keberhasilannya sedikit, juga proses penyembuhan pasca operasi pun membutuhkan waktu yang lama.

Sedangkan jenis obat-obatan yang biasanya diresepkan dokter dalam kasus stroke hemoragik adalah:

  • Obat pereda rasa sakit.
  • Obat diuretik atau kortikosteroid untuk meredakan pembengkakan.
  • Obat antikonvulsan untuk mencegah kejang-kejang.
  • Obat-obatan ACE inhibitor untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah stroke kambuh.
  • Obat-obatan antiplatelet untuk melawan efek pengenceran pada darah penderita penyakit stroke hemoragik yang mengonsumsi obat warfarin.

Adapun bagi Anda yang ingin melakukan pengobatan stroke hemoragik menggunakan terapi. Karena memang menggunakan obat-obatan kimia secara berkepanjangan akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Maka solusi tepat sebagai alternatif, Anda bisa memilih untuk melakukan terapi dengan obat herbal stroke hemoragik yang tentunya aman tanpa efek samping karena terbuat dari bahan-bahan alami berkualitas.

Obat Herbal Stroke Hemoragik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *