Komplikasi Stroke, Komplikasi Stroke Non Hemoragik, Komplikasi Stroke Hemoragik, Komplikasi Stroke Iskemik, Pemeriksaan Penunjang Stroke, Komplikasi Stroke Iskemik, Prognosis Stroke Hemoragik, Komplikasi Stroke Infark, Komplikasi Stroke Yang Berbahaya dan Harus Diwaspadai,

Komplikasi Stroke

Pengertian Penyebab
Gejala Komplikasi
Pengobatan Pemakaian

Komplikasi Stroke – Semua penyakit jika dibiarkan terlalu lama tanpa adanya tindakan untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut tentunya akan menimbulkan komplikasi, begitu pun penyakit stroke. Maka dari itu, perlu kita sadari dengan benar akan bahaya dari komplikasi stroke.

Komplikasi Stroke

Adapun beberapa komplikasi penyakit stroke yang biasanya terjadi, diantaranya:

  • Tidak bisa berbicara dengan normal, karena mulut menjadi kaku akibat kerusakan pembuluh darah dan syaraf pada otak dan tidak bisa menelan makanan.
  • Anggota tubuh mengalami kelumpuhan atau cacat sementara, namun jika dibiarkan bisa saja menjadi cacat permanen yang umumnya terjadi pada salah satu sisi bagian tubuh baik itu bisa terjadi pada bagian sisi kiri maupun bagian tubuh sisi kanan.
  • Kepribadian menjadi anti sosial karena malu dengan kondisi yang dideritanya.
  • Hilangnya kemampuan untuk berfikir dan kehilangan memori (daya ingat otak) bahkan beberapa kasus terkadi lupa akan anggota keluarganya sendiri.
  • Emosi tidak terkendali karena depresi, menjadi tempramental atau emosional.
  • Pasca stroke banyak kasus terjadi adalah kelumpuhan, tidak bisa bicara secara normal, anggota tubuh menjadi kaku dan sangat sulit untuk memulihkan kondisi tubuh yang mengalami kecacatan seperti sedia kala.

Masalah yang Timbul Pasca Serangan Stroke

Bagi penderita penyakit stroke, setelah serangan terjadi akan menimbulkan banyak sel otak yang mati dan hematoma yang terbentuk akan berkurang secara bertahap. Hematoma adalah gumpalan darah yang tidak normal terletak di luar pembuluh darah. Gumpalan darah ini bisa berukuran setitik kecil dan bisa juga berukuran besar yang menyebabkan pembengkakan dan dapat terjadi pada area tubuh secara acak. Proses ini akan berlangsung secara alami dan selesai dalam rentang waktu 3 bulan.

Saat kondisi itu tiba maka ada 1/3 orang yang mampu bertahan dan pulih, ada yang menjadi ketergantungan terhadap orang lain dan ada juga yang mengalami komplikasi berat sehingga harus mengalami cacat permanen dan kematian. Berdasarkan statistik dari 500.000 orang penderita stroke, dari jumlah tersebut diperkirakan akan mengalami:

  • 1/3 dari jumlah bisa puluh dan hidup normal kembali
  • 1/3 mengalami pasca stroke dan gangguan fungsional ringan sampai sedang.
  • 1/3 lagi akan mengalami masalah fungsional berat yang menyebabkan penderitanya tidak dapat berbuat apapun dan harus terbaring di kasur terus menerus.

Sekitar 10 sampai 15% dari penderita stroke yang mampu hidup normal kembali dan sisanya mengalami kecacatan ringan maupun cacat berat. Banyak penderita stroke yang mengalami depresi akibat kecacatan yang dialami setelah mengalami serangan stroke. Sungguh kondisi ini sangat memprihatinkan dan tentunya harus diantisipasi sedini mungkin.

Bagian Tubuh yang Sering Mengalami Gangguan Fungsional Setelah Serangan Stroke

Adapun bagian tubuh yang seringkali mengalami gangguan fungsional setelah serangan stroke diantaranya:

  • Pergerakan lengan dan tungkai kaki 80 – 90 % kesulitan dalam berpikir dan mengingat
  • Pergerakan lengan dan tungkai kaki 80% mengalami penurunan parsial / total 70% penderita serangan stroke mengalami depresi
  • Sekitar 30% mengalami kesulitan berbicara / berbicara tidak normal, sulit menelan makanan dan sulit membedakan kiri dan kanan.

Pada zaman yang sudah semakin canggih dan pemanasan globalisasi semakin meningkat, penyakit stroke tidak hanya bisa mengancam orang lanjut usia, generasi produktif sekitar 30 tahunan pun rentan terkena penyakit stroke. Oleh sebab itu, hal yang akan berdampak teradap penurunan tingkat produktivitas dapat mengganggu sosial ekonomi keluarga, karena biaya pengobatan pemulihan setelah stroke yang tidak sedikit. Sehingga pencegahan dini dengan menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu kunci untuma untuk menghidari serangan stroke akibat kesibukan hidup yang padat.

Karena hampir 85% dari semua jenis penyakit stroke dapat dicegah dan tentunya hidup bebas dari serangan stroke merupakan harapan bagi setiap orang. Oleh karena itu, todak heran untuk mengurangi faktor resiko stroke maka banyak orang yang melakikan pola hidup sehat dengan makan secara teratur, olahraga rutin, menghindari stress dan penggunaan cream obat stroke alami dari tumbuhan untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan kecantikan.

Untuk mengetahui cream obat stroke herbal yang direkomendasikan oleh para ahli guna menghindari penyakit stroke, mengobati dan mencegah komplikasi stroke. Anda bisa menggunakan Cream yang sudah terbukti ampuh untuk mengobati stroke hanya dengan dioles, informasi selengkapnya bisa Anda simak pada halaman berikut: Obat Herbal Stroke Ringan dan Berat Yang Paling Ampuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *